Tetangga yang peduli (setelah di apresiasi)
Tetangga Yang Peduli
Oktober 13, 2020
Judul : Tetangga yang peduli
Tema : Sosial
Pemeran : 2 orang
Penokohan : 1. Dhea seorang yang patuh kepada orang tua
2. Putri tetangga yang sangat baik
3. Ibu dhea orang yang mandiri
Sinopsis Drama :
Dhea adalah anak seorang yang orang tuanya mempunyai bisnis berjualan online, suatu ketika ibunya menyuruh dhea untuk mengantarkan pesanan dari konsumen yang berbelanja. Sebagai anak, dhea tidak pernah menolak apapun yang ibunya perintah, dhea adalah seorang anak yang sangat patuh terhadap orang tua. Dhea pun pergi mengantarkan barang pesanan kosumen dengan mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba, di tengah perjanan motor yang dibawa dhea mati dan ternyata dhea lupa mengisi bensin.
Dialog drama :
Ibu Dhea : dhea, ibu boleh minta tolong ?
Dhea : iya bu, pastinya. Emang apa bu ?
Ibu Dhea : tolong nak, kamu antarkan pesanan kerumahnya pelanggan ibu (bu tina). Tahu kan nak ?
Dhea : oh, iya bu. Yang biasa dhea anter kan?
Ibu Dhea : iya nak, benar sekali. Duh anak ibu sampe-sampe hafal ya hehe
Dhea : siapa dulu dong bu, dhea gitu...yaudah sini bu mana pesananya biar dhea langsung antar kerumanya bu tina.
Ibu Dhea : ini nak (memberika pesanan)
Tiba-tiba di tengah perjalanan motor dhea mati
Dhea : aduh.. pake acara mati juga ini motor. Sumpah ya, koq bisa kehabisan minyak padahal setiap aku pake full terus aku isi. Tapi ini huh..mana di tengah hutan, nggak ada orang lewat juga
Cukup lama menunggu orang lewat, akhirnya ada seorang perempuan dan ternyata itu putri tetangga rumahnya sendiri, putri pun langsung berhenti untuk membantu dhea.
Putri : lohh dhea kenapa motor kamu ?
Dhea : iya ni put, kebahisan minyak mana jauh lagi aku nggak kuat dorong hehe
Putri : iya, lagian jauh juga kalau kamu mau ke pom bensin. Emang kamu mau kemana ? kayaknya mau anterin pesanan, bukan ? yaudah aku cari toko didekat sini kalau saja ada yang menjual bensin. Kamu tunggu di sini aja. Nanti biar aku yang beliin bensinny.
Dhea : beneran put ? nggak ngerepotin? Makasih ya put sebelumnya.
Akhirnya motor dhea pun hidup kembali. Dhea melanjutkan perjalanannya mengantar pesanan ke pelanggan. Sedangkan, putri mengarah ke jalan pulang.
Pesan moral dari cerita di atas adalah, kita sebagai makhluk sosial harus memiliki rasa peduli terhadap sesama manusia. Terutama tetangga kita sendiri.
Komentar
Posting Komentar